Vlog Jokowi via Detik.com
Belum lama ini salah satu kabar yang
paling banyak di dibahas di media sosial atau kanal berita lain, adalah
tentang kehadiran penguasa Arab Saudi yakni Raja Salman bin Abdulaziz
Al-Saud ke Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, ternyata timbul beberapa
fakta unik selama Raja Arab tersebut menghabiskan beberapa hari di bumi
pertiwi.
Salah satu kejadian unik tersebut
adalah, ketika Presiden Indonesia Joko Widodo melakukan vlog dengan Raja
Salman dalam sebuah acara makan. Dan bisa ditebak, vlog
tersebut langsung mendapat perhatian tinggi tidak hanya dari netizen
lokal namun juga luar negeri. Bahkan, apresiasi juga diberikan oleh
perusahaan teknologi Google setelah memandang bagaimana Presiden Jokowi
mampu memanfaatkan fasilitas teknologi dengan cerdas.
Manfaatkan Teknologi Digital
Bisa dikatakan bahwa presiden Indonesia
saat ini Joko Widodo merupakan salah satu pemimpin negara yang paling
banyak memanfaatkan fasilitas internet untuk berkomunikasi dengan
masyarakatnya. Tidak hanya melalui media sosial seperti Facebook dan
Twitter, Jokowi juga dikenal dengan beberapa vlog atau video blog yang
ia buat pada akun resmi Youtube Presiden Jokowi.
Dan yang terbaru serta paling menarik,
tentunya vlog yang ia buat bersama dengan pimpinan Arab Saudi, Raja
Salman. Dalam video blog tersebut nampak Presiden Jokowi menyampaikan
bahwa dirinya sedang dalam sebuah jamuan makan bersama Raja Salman.
Bahkan, ada pula sesi dimana raja Salman juga menyampaikan beberapa
patah kata kepada para penonton.
Hal semacam ini tentunya menjadi langkah
positif terutama jika dilakukan oleh para pemimpin negara. Seorang
pemimpin yang terkadang terkesan sulit untuk disentuh oleh para
masyarakat, kali ini bisa dilihat dari sisi lain lewat fasilitas
teknologi.
Menanggapi hal tersebut, Shinto Nugroho
selaku Head of Public Policy & Government Relations Google Indonesia
menyampaikan bahwa, upaya memanfaatkan media sosial serta membuat video
blogging yang dilakukan oleh Presiden Jokowi merupakan langkah tepat
untuk bisa lebih akrab dengan masyarakat.
“Kita semua jadi tahu apa sebenarnya
yang ada ‘di balik layar’. Kita juga bisa lihat sisi humanis dari Kepala
Negara ini yang sebenarnya tidak banyak orang ketahui. Presiden Jokowi
bukan sekali dua kali (nge-vlog) saja, bisa dibilang sering,” kata
Shinto.
Menangkap Moment Khusus
Dalam keterangannya, Shinto menyebut
bahwa vlog Jokowi dapat menjadi ajang dimana masyarakat umum melihat
pemimpin negaranya dengan lebih dekat. Dalam acara makan siang bersama
Raja Salman tersebut, ada momen khusus yang memang tidak bisa dilihat
oleh masyarakat umum dalam kondisi biasa. Maklum karena selalu ada
penjagaan ketat bagi seorang pemimpin negara.
Beberapa momen tersebut antara lain
seperti ketika sang Raja Arab makan serta membenarkan sorban dan hal
tersebut terekam kamera secara langsung dan sangat spontan.
“Bisa dilihat, vlog tersebut
memperlihatkan sosok Raja Salman yang (seharusnya) bersahaja jadi
terlihat lucu saat memperbaiki letak sorbannya. Dalam sudut pandang yang
dekat, beliau (Raja Salman) seolah-olah berbicara langsung ke rakyat
Indonesia. Hal-hal ini kan semua orang tidak bisa tahu. Jadinya
menarik,” ia meneruskan.
Lebih lanjut, pihak Google melihat bahwa
apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi tidak lain merupakan upaya
untuk lebih mengakrabi kalangan anak muda. Tidak hanya itu, upaya
pendekatan melalui teknologi juga dapat digunakan sebagai sarana
menyampaikan pesan positif namun dalam bentuk yang lebih menghibur.
Karena disadari atau tidak, saat ini
ketika teknologi mengambil peranan penting dalam kehidupan masyarakat,
kita tidak hanya membutuhkan hal baik namun juga sesuatu yang menghibur.
Karena ketika hal tersebut disampaikan secara menghibur, maka akan
lebih mudah untuk dicerna dan diterima.
Dalam kesempatan tersebut Shinto bahkan
membandingkan Presiden Jokowi dengan salah satu pemimpin negara lain
yakni Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau. Ia menyatakan bahwa
presiden kita termasuk salah satu presiden yang paling eksis di dunia
maya.
“Bisa dibilang, dari semua (Kepala
Negara) yang rajin vlogging, Pak Jokowi mungkin bisa jadi yang paling
eksis. Sebetulnya ada Justin Trudeau (PM Kanada) follower-nya nggak
sebanyak Presiden kita,” terang Shinto.


0 komentar:
Post a Comment
= > Silahkan berkomentar sesuai artikel diatas
= > Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) tidak akan di publish