Image dari Reportgarden.com
Sebagai salah satu #media sosial
terbesar di dunia saat ini, Facebook tentu tidak hanya menjadi tempat
berkumpulnya pengguna umum namun juga entrepreneur dan brand yang ingin
memperkenalkan bisnisnya.
Dari situlah kemudian layanan periklanan
Facebook ads, banyak dipilih dengan alasan kemampuan mencakup pasar
yang lebih luas serta biaya yang relatif terjangkau. Namun ternyata
masih ada beberapa informasi yang mungkin belum kita ketahui terkait
tentang Facebook ads. Berikut ulasannya.
1. Facebook Bids Sangat Tergantung Dengan Musim
Musim yang dimaksud disini bukanlah
seperti musim panas, atau musim dingin, melainkan masa dimana terjadi
event tertentu yang hanya dilakukan pada waktu khusus.
Algoritma #Facebook
dalam menentukan bidding system atau sistem penawaran terhadap harga
dari iklan didasarkan dari beberapa faktor. Dan faktor terbesar yang
mempengaruhi semakin mahalnya harga impresi iklan yakni ketika semakin
banyak yang melakukan penawaran.
Oleh karena itu pada beberapa momen
seperti momen Natal, Black Friday atau beberapa hari khusus lain,
biasanya cost per click dari iklan Facebook akan menanjak naik.
2. Facebook Menawarkan Opsi Periklanan “Click To Chat”
Mungkin belum banyak yang mengetahui
bahwa ada opsi iklan yang berbentuk click to chat. Meskipun bukan
merupakan opsi baru, namun jenis iklan ini tidak banyak diketahui karena
tergolong sepi peminat.
Sebagai informasi, opsi periklanan ini
sangat baik jika kita menerapkan layanan customer service. Ketika
pengguna sudah seringkali mengakses situs kita dan ada kemungkinan bagi
pengguna tersebut melakukan pembelian atau transaksi, maka jenis iklan
ini sangatlah tepat untuk kita manfaatkan.
Karena nantinya, konsumen akan
ditampilkan iklan khusus yang akan mengarah pada fitur chatting dengan
pihak brand. Jika konsumen merasa nyaman dengan layanan customer service
lewat fitur chat tersebut, maka bukan tidak mungkin mereka akan
melakukan pembelian.
3. Penempatan Iklan Facebook Memerlukan Strategi Yang Berbeda-Beda
Belum lama ini Facebook memberikan
pilihan bagi para pengiklannya untuk membuat iklan yang bisa tampil pada
beberapa jenis perangkat sekaligus. Namun perlu diketahui ternyata
setiap perangkat seperti desktop atau perangkat mobile, membutuhkan
strategi penempatan iklan serta perilaku konsumen yang berbeda-beda.
Akan lebih baik jika kita membagi kampanye iklan kita yang khusus untuk
perangkat tertentu saja.
4. Jumlah Teks Dalam Materi Iklan Mempengaruhi Keberhasilan
Hal ini disampaikan langsung oleh
Facebook dalam keterangannya bahwa, Facebook lebih mengharapkan materi
iklan gambar yang hanya berisi sedikit atau tidak berisi teks sama
sekali. Jenis materi iklan gambar semacam ini akan mendapat kesempatan
distribusi yang lebih tinggi, serta harga iklan per impresi yang lebih
rendah.
Hingga saat ini Facebook sudah mempunyai
klasifikasi untuk jumlah teks yang muncul dalam materi iklan gambar.
Klasifikasi tersebut dibagi menjadi ok (tepat), low (rendah), medium
(sedang) dan high (tinggi).
5. Materi Iklan Perlu Selalu Diperbaharui
Faktanya, hampir keseluruhan tipe
kampanye iklan yang ditawarkan Facebook tidak memberikan kontrol bagi
para pengiklan untuk mengatur seberapa sering sebuah iklan muncul untuk
satu pengguna tertentu. Padahal, bisa dibayangkan jika sebuah iklan
secara terus menerus muncul di akun seorang pengguna, bukan tidak
mungkin pengguna tersebut akan merasa tidak nyaman bahkan tidak tertarik
untuk melakukan pembelian.
Oleh karena itu, kita perlu memperbarui
materi iklan yang kita miliki, agar nantinya pengguna tidak merasa bosan
karena bisa melihat iklan yang terus berganti.
6. Manfaatkan Wawasan Pengguna
Program periklanan Facebook mempunyai
fitur khusus yakni wawasan pengguna atau Audients Insight, dan ini
sebenarnya merupakan fitur yang sangat berguna untuk melakukan targeting
konsumen.
Di dalamnya terdapat informasi terkait
bagaimana kebiasaan online pengguna, pendapatan, daya beli, dan masih
banyak informasi penting lain. Berbekal informasi tersebut kita bisa
menjalin komunikasi kepada target konsumen yang sesuai dengan bisnis
kita, dari situ kita bisa memperlebar pencapaian dari kampanye iklan.
7. Iklan Video Tidak Efektif Untuk Mendapat Respon Langsung
Jika tujuan dari iklan yang kita buat
adalah untuk mendapat respon langsung hari konsumen, maka jenis iklan
video Facebook adalah alternatif yang harus kita hindari. Karena, iklan
Facebook dalam bentuk video lebih maksimal jika ditujukan untuk
menyampaikan pesan tertentu bukan mendapat respon balik.
Sebuah video yang tampil di Facebook
memang bisa saja menggugah minat konsumen untuk berhubungan dengan brand
kita. Namun, pada kenyataan mayoritas dari konten video tersebut hanya
menghasilkan komentar atau like yang tinggi tanpa ada konversi positif
semisal traffic pada situs bisnis kita.


0 komentar:
Post a Comment
= > Silahkan berkomentar sesuai artikel diatas
= > Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) tidak akan di publish