Image dari Geo.tv
Bagi rekan-rekan yang aktif menggunakan
aplikasi perpesanan Whatsapp mungkin sudah menyadari bahwa ada yang
berbeda dari layanan tersebut beberapa waktu yang lalu. Ya, ada fitur
baru yang ditambahkan pada layanan Whatsapp yakni fitur status.
Yang mungkin banyak tidak diketahui
adalah, fitur ini disinyalir merupakan fitur yang diadaptasi dari fitur
milik aplikasi pesan Snapchat. Aplikasi Whatsapp yang saat ini berapa
dibawa perusahaan Facebook, kabarnya menjadi alat bagi Facebook untuk
kembali mengungguli pengembangan aplikasi Snapchat.
Dilakukan Menjelang IPO Snapchat
Sebagai informasi, belum lama ini
pengembang aplikasi perpesanan Snapchat, telah menjalankan Initial
Public Offering (IPO) perusahaannya. Ini tentu menjadi langkah yang
sangat strategis untuk mengembangkan bisnis di masa mendatang.
Namun yang tidak disangka, pada momen
bahagia tersebut, para pengembang Snapchat harus melihat sang pesaing
yakni Facebook menjalankan langkah yang dinilai “menikung” yakni
mengkloning fitur Stories nilai Snapchat kepada layanan perpesanan
Whatsapp.
Beberapa hari yang lalu secara umum
memang sudah disampaikan oleh pengembang Whatsapp maupun Facebook, bahwa
semua pengguna Whatsapp sudah bisa memanfaatkan fitur status, baik yang
menggunakan perangkat Android, iPhone maupun Windows Phone.
Tentang Fitur Status Whatsapp
Pada dasarnya fitur ini serupa dengan
stories dimana nantinya pengguna bisa mengakses gambar secara langsung
melalui kamera bawaan. Setelah gambar sudah diambil, pengguna bisa
menghiasnya dengan menggambar teks dan emoji. Setelah diunggah, gambar
tersebut akan tampil di tab “status” yang baru dan bisa dilihat oleh
daftar teman selama 24 jam ke depan.
Teman yang sudah berada pada kontak Whatsapp kita juga bisa berikan komentar secara langsung pada posting tersebut.
Langkah Facebook Saingi Snapchat
Tercatat bahwa Facebook sudah melakukan
langkah semacam ini beberapa kali. Bahkan sebelumnya sudah ada 3
aplikasi lain yang juga menerapkan fitur yang dirasa mirip dengan fitur
milik Snapchat.
Yang pertama ada Instagram. Aplikasi
yang mengutamakan konten foto dan video tersebut juga mengeluarkan fitur
stories yang sangat mirip dengan Snapchat pada akhir tahun 2016 lalu.
Setelah itu fitur Snapchat lain, kembali di kloning pada aplikasi
Facebook Messenger serta aplikasi Facebook.
Disampaikan bahwa Facebook Messenger dan
Facebook saat ini masih menguji fitur tersebut ke sejumlah pengguna di
beberapa negara. Whatsapp adalah produk kedua milik Facebook dengan
fitur stories yang sudah meluncur secara global.
Penjelasan dari Whatsapp
Namun dari pihak Whatsapp sendiri
menyatakan bahwa, sebenarnya fitur status yang dikeluarkan belum lama
ini bukankah fitur yang terinspirasi dari pesaing. Pengembang menyatakan
bahwa adanya fitur status merupakan langkah untuk kembali pada fungsi
awal Whatsapp yang dibentuk 8 tahun lalu.
Fitur baru ini sendiri dikeluarkan
tempat pada ulang tahun Whatsapp yang kedelapan yakni pada 24 Februari
2017 lalu. Disampaikan bahwa, sebelumnya memang Whatsapp lebih banyak
digunakan oleh pengguna untuk menyampaikan status mereka. Namun seiring
waktu hal tersebut mulai bergeser dan justru menjadi aplikasi
perpesanan.
“Saat meluncur hampir 8 tahun lalu (24
Februari), Whatsapp dimulai sebagai sebuah aplikasi untuk berbagai
status baru, di mana orang-orang bisa mengetik pesan pendek agar
teman-temannya bisa mengetahui apa yang mereka lakukan. Ketika kami
menyadari mereka menggunakan fitur itu untuk berkomunikasi secara real
time, kami mendesain ulang Whatsapp sebagai sebuah aplikasi pesan,”
ungkap Whatsapp di blog resminya.
Memang tidak ada yang salah ketika
sebuah pengembang aplikasi menelurkan fitur baru untuk semakin
meningkatkan layanannya. Namun menjadi perbincangan jika kemudian fitur
tersebut merupakan fitur yang memiliki kemiripan dengan aplikasi
pesaing.
Facebook sendiri dinilai sedang
melakukan upaya untuk menekan Snapchat, sehubungan dengan semakin
meningkatnya pengguna Snapchat di seluruh dunia. Di sisi lain, kehadiran
dan popularitas Snapchat di kalangan anak muda menjadi teror eksternal
bagi Facebook, sehingga harus membuat perusahaan merombak roadmap
produknya selama setahun terakhir.
Dari sini, tentunya Snapchat diharuskan
untuk berpikir kembali bagaimana menciptakan fitur yang lebih orisinil
yang sulit untuk dicontoh oleh para pesaingnya.
Itulah persaingan bisnis dalam industri
teknologi, di mana semua hal bisa saja terjadi. Namun pada akhirnya
determinasi dan kreativitas yang bisa menentukan siapa pemenangnya.


0 komentar:
Post a Comment
= > Silahkan berkomentar sesuai artikel diatas
= > Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) tidak akan di publish